1. Kenali urutan stasiun, bukan hanya nama tujuannya
Tahu nama stasiun tujuan saja tidak cukup. Kamu perlu tahu stasiun apa yang datang sebelum dan sesudahnya. Dengan begitu, kamu bisa mulai bersiap saat melihat stasiun sebelumnya, tanpa menunggu pengumuman.
Sebelum berangkat, buka peta rute atau aplikasi perjalanan dan perhatikan tiga nama stasiun terakhir: dua stasiun sebelum tujuan dan tujuan itu sendiri. Kalau sering melewati jalur yang sama, hafalkan polanya.
Contoh: jika tujuanmu stasiun C, perhatikan saat kereta mendekati stasiun A dan B. Jangan baru bergerak saat kereta sudah berhenti di C.
2. Pasang alarm dua stasiun sebelum tujuan
Alarm yang berbunyi tepat saat kereta tiba di tujuan sering terlambat. Kamu masih harus bangun, mengambil barang, dan berjalan ke pintu. Karena itu, pasang pengingat dua stasiun sebelum tujuan.
Teman Kereta dirancang untuk memberi peringatan lebih awal supaya kamu punya waktu bersiap. Pilih stasiun tujuan dengan benar, aktifkan perjalanan, dan pastikan volume alarm cukup terdengar di dalam kereta.
3. Siapkan alarm cadangan di ponsel
Jangan bergantung pada satu alarm. Pasang alarm biasa di ponsel sebagai cadangan dengan perkiraan waktu tiba. Jika perjalanan biasanya 25 menit, set alarm sekitar 20 menit setelah kereta berangkat, lalu sesuaikan.
Alarm cadangan berguna jika aplikasi tertutup sistem, baterai lemah, atau notifikasi tidak muncul. Pastikan alarm ponsel tidak dalam mode senyap dan volume alarm tidak dikecilkan.
4. Pilih posisi yang mendukung
Duduk di dekat pintu keluar membuatmu lebih mudah turun, terutama saat kereta padat. Jika membawa tas besar, letakkan barang di dekat kaki dan jangan menaruhnya di rak atas sebelum stasiun tujuan.
Hindari duduk terlalu jauh dari pintu jika kamu mudah tertidur. Kalau harus berdiri, cari tempat yang tidak menghalangi arus penumpang dan tetap perhatikan papan informasi.
5. Perhatikan papan info dan pengumuman
Alarm adalah pengingat, bukan pengganti informasi resmi. Perhatikan layar informasi di dalam kereta dan pengumuman suara. Perubahan jalur, kereta yang berhenti luar biasa, atau gangguan perjalanan bisa membuat perkiraan waktumu meleset.
Jika pengumuman terdengar kurang jelas, lihat papan informasi atau bertanya kepada penumpang lain. Jangan ragu turun lebih awal jika kamu merasa ragu dengan posisi kereta.
6. Siapkan rencana transit
Kalau perjalananmu harus transit, tentukan stasiun transit dan perkirakan waktu berjalan ke peron berikutnya. Stasiun besar seperti Manggarai, Dukuh Atas, atau Tanah Abang bisa ramai, jadi beri waktu ekstra.
Jangan menunggu sampai kereta tiba di stasiun transit baru mencari arah. Lihat denah stasiun atau petunjuk arah sebelum turun, lalu siapkan kartu atau tiket yang diperlukan.
7. Manfaatkan fitur Teman Kereta
Teman Kereta menggabungkan beberapa hal yang bisa membantu perjalananmu:
- Alarm stasiun dua stasiun sebelum tujuan.
- Pemantauan perjalanan sampai kamu turun.
- Posisi kereta dari pengguna lain untuk melihat situasi perjalanan.
- Forum untuk berbagi kabar kepadatan atau gangguan.
- Rute dan estimasi tarif sebelum berangkat.
Aktifkan hanya fitur yang kamu butuhkan. Jika ingin menghemat baterai, gunakan alarm perjalanan tanpa menyalakan deteksi otomatis.
Checklist sebelum tidur di KRL
Sebelum naik
- Buka rute dan catat stasiun tujuan.
- Pasang alarm dua stasiun sebelum tujuan.
- Siapkan alarm cadangan.
- Pastikan baterai cukup.
Saat di kereta
- Duduk dekat pintu jika memungkinkan.
- Letakkan barang di dekat kaki.
- Perhatikan papan informasi.
- Jangan mengecilkan volume alarm.
Biar alarm yang mengingatkan
Coba pengingat stasiun Teman Kereta di perjalanan berikutnya.
Pertanyaan umum
Berapa stasiun sebelum tujuan sebaiknya alarm dipasang?
Dua stasiun sebelum tujuan adalah titik yang aman untuk bersiap. Jika membawa barang banyak atau kereta sering padat, kamu bisa bersiap lebih awal.
Apakah alarm Teman Kereta tetap berbunyi saat layar terkunci?
Ya, selama izin lokasi, notifikasi, dan pengaturan baterai mengizinkan aplikasi berjalan selama perjalanan aktif. Uji alarm sebelum mengandalkannya.
Apakah aplikasi bisa dipakai tanpa internet?
Alarm perjalanan yang sudah aktif bisa bekerja di perangkat, tetapi fitur yang mengambil data dari server membutuhkan internet.
Bagaimana jika kereta berhenti lama di tengah perjalanan?
Perhatikan pengumuman dan papan informasi. Alarm berbasis posisi bisa terdampak jika perjalanan berubah; alarm cadangan di ponsel tetap berguna.